SEBUAH WUJUD CATATAN WIJI THUKUL
Oleh: Eko Windarto Puisi adalah satu wujud dalam gerakan kehidupan manusia. Menulis puisi memang membutuhkan image atau khayalan dalam menciptakan puisi, meski khayalan atau metaforanya banyak orang mengatakan bahwa puisi adalah khayalan belaka. Padahal menciptakan puisi itu tidak sekedar berkhayal atau bermetafora saja, tapi butuh literasi yang cukup memadai jika ingin menjadi penulis puisi yang puisinya tak lekang oleh waktu. Memang puisi anggur dan puisi yang mampu mencatat sejarah tak bisa dibanding-bandingkan, tak mungkin, hal itu sama saja mempersoalkan anggur dan rembulan. Ia tak bisa dibanding-bandingkan tapi paling tidak bisa dibedakan, mana yang tetap mempunyai nilai-nilai abadi, universal dan mana yang mempunyai nilai-nilai sesaat dan cepat dilupakan. Coba kita renungkan nilai-nilai abadi dalam puisi Wiji Thukul. Widji Thukul: CATATAN udara AC asing di tubuhku mataku bingung melihat deretan buku-buku sastra dan buku-buku tebal intelektual terkemuka tetapi harganya O...