Posts

Showing posts with the label Puisi Heru Emka

WACANA EDENIA

Puisi Heru Emka - kepada oei sien tjwan  - aku mengangankan hidup ini serupa kisah terindah dalam kitab suci di saat pertama di mana derita belum terjelma. di masa yang seperti begitu purba di mana semesta membayang bagai fatamorgana ketika hidup terasa begitu maya di mana kalam kata belum belum lagi menuliskan purana dosa. aku mengangankan hidup ini mengembang dalam citra firdausi, serupa imaji yang timbul tenggelam dalam dunia mimpi, maka Edenia pun terjelma dari tarian ajaib jemari kata-kata, yang mencipta fakta lain dari bahasa. seperti buah misteri dia hadir tak terdeteksi dari perselingkuhan tersembunyi antara mimpi dan imajinasi, serupa taman yang sesungguhnya bukan taman seperti  buaian di seberang halimun yang menyesatkan di mana petualangan menjadi  permainan yang menyenangkan. antara ada dan tiada, Edenia tercipta dari kisah lama tentang sorga di antara jembatan mimpi dan imajinasi Edenia menuliskan kisahnya sendiri, di Edenia semesta bertransfigur...

MERINDUKAN SEPI YANI

Puisi Heru Emka malam ini, aku kembali merindukan sepi Yani di dalamnya hamparan sunyi  benar-benar sepi ketika nyanyi mulai berhenti sebagai bunyi hanya berpendaran seperti warna pelangi sunyi Yani terasa begitu melenakan perlahan-lahan menyusutkan keresahan begitu ringkas menghisap cemas gembala mimpi di tidur pulas aku merasakan sejuknya kesunyian yang mencair seperti tembaran air, melapisi ruang kita berdua membujuk-sang waktu agar berhenti mengalir merasuki malam kota, menghisap warna nada kata kita berdua merapatkan diri, melipat lembaran sunyi menjadi begitu rapi, menata dalam tumpukan mungil bantal kecil, alas sepasang tubuh cinta kita berdua, saat melucuti kata-kata dari bahasa cinta dirimu yang pernah kubayangkan sebagai kunang-kunang\ dengan cahaya yang redup, sedang bagimu akulah tambang yang terjulur hingga jauh ke dasar liang. inilah kita berdua, sepasang jiwa luka terbawa rakit cinta mencari bahagia   menjelang dini hari, 14 november 2011 ...