KRITIK SASTRA CYBER TANPA KASTA TAK BERKASTIL
Oleh: Cunong Nunuk Suraja Pendahuluan Bahasa tercipta untuk saling menukar gagasan dan menjelaskan makna angan-angan di kepala yang kadang tergelincir jadi salah tanggap. Sastra merupakan hasil limbah otak yang disalurkan dalam wacana yang semula hanya bunyi bagi manusia purba yang tidak memunculkan penilaian yang termaknai sebagai kritik. Di masyarakat yang mengandalkan wacana bunyi - layaknya ujaran language is a sound or a sign - kritik terejawantah dengan melakukan perubahan atau pengembangan dengan melengkapi wacana nenek moyang bukan melakukan penilaian uji ulang atau pembongkaran sepenuhnya. Jadilah budaya lisan yang santun memoles menambal dan mengelus bukan merombak membrontak tatanan yang sudah tergelar beratus-ratus tahun pewarisan kekayaan kearifan budaya moyang dengan tanpa pergeseran kuasa berdarah - hanya epos kepahlawanan yang penuh wibawa dan bijak. Perkembangan jumlah anggota masyarakat yang sehat kuat menjadikan keperluan pemenuhan kebutuhan meningkat dan perubaha...